Cari Blog Ini

Memuat...

Senin, 21 Mei 2012

Pencemaran Tanah/ Polusi Tanah


Pencemaran tanah/ polusi tanah merupakan pencemaran yang disebabkan oleh masuknya polutan yang berupa zat cair atau zat padat ke dalam tanah. Karena tanah juga merupakan faktor abiotik dalam suatu ekosistem, maka kita harus menjaganya dan melestarikannya. Saran dari saya “jangan membuang sampah disembarang tempat”. Oke?

1.    Sumber pencemaran tanah
Berikut adalah berbagai macam sumber yang dapat mencemari tanah yaitu :
-      Sampah plastik, pecahan kaca, logam maupun karet yang ditimbun dalam tanah.
-      Sisa pestisida dari kegiatan pertanian yang meresap ke tanah.
-      Limbah deterjen yang dibuang ke tanah.
-      Pengikisan lapisan humus (topsoil) oleh air.
-      Senyawa asam dari peristiwa hujan asam yang meresap ke tanah.

2.    Dampak yang ditimbulkan
Dengan adanya polutan di tanah bisa berdapak negatif terhadap keseimbangan lingkungan. Sampah plastik, pecahan kaca,  logam  dan karet yang ditimbun dalam tanah akan sulit diuraikan oleh pengurai  dalam  tanah. Keberadaannya dalam tanah dapat menurunkan kesuburan tanah.

Pembuangan limbah deterjen dan kandungan pestisida dalam tanah dapat membunuh organisme pengurai dalam tanah sehingga mengganggu proses penguraian senyawa organik.

Terkikisnya lapisan humus dari permukaan tanah dapat menurunkan produktivitas tanah, tanah menjadi kurang subur. Terkikisnya lapisan humus bisa disebabkan karena penebangan liar sehingga hutan menjadi gundul.

Adanya  senyawa  asam  dari  hujan asam dapat menyebabkan perubahan  derajat  keasaman   (pH) tanah, hal ini berdampak  pada  aktivitas organisme pengurai dalam tanah. Perubahan keasaman tanah ini juga berpengaruh tidak baik terhadap penyerapan zat hara dari tanah oleh tumbuhan.

3.    Cara pencegahan dan penanggulangan
Pencegahan pencemaran tanah bisa diupayakan dengan melakukan daur ulang sampah plastik, logam, kaca, karet. Limbah deterjen sebaiknya jangan dibuang ke tanah, tetapi ditampung ke dalam bak penampungan untuk selanjutnya dilakukan pengendapan, penyaringan, dan penjernihan.

Untuk menghindari pengikisan lapisan humus oleh air hujan dapat dilakukan dengan menjaga kelestarian tanaman, karena tanaman dapat menyerap air, seresah dedaunan yang dihasilkan dapat menyerap dan menahan air, serta perakarannya dapat menahan dan mengikat tanah agar tidak mudah tererosi.


Demikian saya ucapkan terima kasih untuk kunjungannya, semoga bermanfaat bagi kita semua. Silahkan kasih komentar jika ada yang hal-hal yang ingin ditanyakan tentang Materi dan Soal Biologi SMP SMA Rembang. Atau contact saya di no HP. 085641467626. Atau via email di co.gaul86@gmail.com.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.